Selasa, 02 Februari 2010

CARA BIJAK MENJADI SEORANG PENULIS YANG BAIK BAG 2

AYO PILIH KAMAR,…..

Setelah cukup lama (atau sangat lama) akhirnya ana bisa posting lagi kelanjutan cara-cara (ways) bijak untuk menjadi seorang penulis yang baik. Semoga tidak mengecewakan. (amin, amin, amin ya Robb,…)
Kalau di bagian satu kita bicara masalah niat (intention), maka di bagian ini kita akan bicara mengenai ruang, kamar, bagian, wilayah, (dan aneka kata benda lain yang sejenis)
Sebenarnya apa maksud dari judul di atas? (ayo pilih kamar,..)
Yang dimaksud di sini adalah bahwa sastra itu luas, dengan aneka bagian-bagiannya. Kita perkecil menjadi tulisan fiksi, itu pun masih sangat luas. Ibarat sastra itu dunia, maka karya fiksi adalah benua Eropa.
Persoalan kemudian, kita akan berada di Negara (tempat) mana? Sama seperti sebuah bangunan besar, kita akan berada di kamar yang mana?
Mari kita anggap sastra itu sebuah bangunan dengan tiga lantai dan berpuluh kamar,….
Lantai pertama, adalah lantai yang diperuntukkan bagi usia di bawah 15 tahun,…. Atau biasa kita sebut lantai anak-anak.
Lantai kedua adalah lantai usia 15 sampai 24 tahun,.. yang bisa kita sebut sebagai lantainya para remaja
Dan lantai terakhir adalah lantai untuk usia 25 tahun ke atas atau dewasa (tentu ada lift nya berarti,.. biar para orang tua tidak capai,.. hehe)
Maka kita pun akan memilih tulisan kita akan kita arahkan pada lantai berapa dulu? Jika tulisan kita berisi bagaimana langkah dan cara menjadi kakek-nenek agar disukai para cucu, tentu tidak mungkin (tidak tepat) kita arahkan pada lantai remaja atau anak-anak. Jika tulisan kita akan berisi bagaimana cara mengukir senyum bagi pasangan kita (yang sudah menikah) tentu tulisan kita juga tidak pantas kita tujukan pada lantai remaja maupun anak-anak.
Maka kita harus tahu, sekiranya level mana yang akan kita tuju untuk tulisan (bahan di kepala yang akan ditulis)
Dan ini baru levelnya, belum pada kamarnya,…
Kita persingkat saja, jika kita sudah memilah kamar itu, akan menjadi lebih mudah bagi kita untuk memilih kamar yang mana? Mau menulis tentang sejarah, cinta, social? Dan masih banyak hal lain meskipun ini adalah karya fiksi.
Memilih dan memilah di sini pertama kali ditujukan untuk memantapkan niat kita agar menulis lebih bersemangat; dengan sebuah keyakinan bahwa tulisan kita akan diterima para penghuni kamar yang sudah kita pilih. Hal ini juga akan mempermudah menyusun kerangka tulisan, juga penyusunannya karena kita sudah memiliki sebuah arah yang dituju.
Cukup kah demikian?
Tidak,… pemilihan ini bukan hanya diartikan untuk mengarahkan, tetapi juga untuk menjaga konsistensi.
Maksudnya adalah, jika kita sudah memilih level dua dengan tema cinta yang baik fillah, maka kita jaga tulisan kita pada kamar itu agar tidak berpindah kamar, atau naik turun level. Meskipun tidak menutup kemungkinan bahwa kamar-kamar lain dan level-level lain bisa kita libatkan, tetapi harus digarisbawahi ini hanya sebatas dilibatkan, yang tidak mengganggu, atau merusak hal utama yang sudah kita pilih untuk kita tulis dan arahkan.
Karena semua hal tersebut dimaksudkan agar tulisan kita tidak ambigu, atau abau-abu sehingga akhirnya para pembaca (baca ; para penghuni kamar yang dituju) malas membaca tulisan kita meskipun sebenarnya berisi hal-hal indah yang bermanfaat. Hingga akhirnya menyebabkan tulisan kita tidak akan memiliki kelanjutan yang bagus meskipun sebenarnya saat pertama kali diluncurkan mendapat respon yang baik.
Hmmmmm,………… ana hanya berdo’a semoga tulisan kali ini cukup bisa dipahami (karena sepertinya kok agak runyam gimana tulisan kali ini,….)
Allaahu a’lam, semoga difahami, bermanfaat, dan sampai ketemu pada kelanjutan cara ala Kangali ^_^

Jumat, 03 Juli 2009

CARA BIJAK MENJADI SEORANG PENULIS YANG BAIK

Tulisan ini dipersembahkan bagi mereka dan semua pembaca yang bertanya, baik melalui e-mail, fs, handphone, atau hanya sebatas bertanya dalam hati, bagaimana sih caranya menjadi seorang penulis yang baik seperti -------?

Ada banyak (sekali) cara agar bisa menjadi seorang penulis yang baik. Namun karena pertanyaan ini ditujukan pada saya, maka saya akan menjawabnya dengan cara saya. (hehe,.. tapi tidak langsung dalam satu posting aja lho. Habisnya banyak, en pazti cuappekz,..!!! -lebay-)

Dimulai dari yang pertama, yaitu niat, intention.

“Innamal-a’maalu binniyaat”, sesungguhnya sebuah perbuatan itu tergantung niatnya.

Yup. Semuanya udah pasti tahu hadits popular ini. Dan ini adalah awal pertama langkah menjadi seorang penulis yang baik.
Maka tanyakan pada hati masing-masing (yang ingin jadi seorang penulis) niatnya karena apa?

Ingin terkenal?
Ingin diidolakan?
Ingin disukai sama lawan jenis yang ditaksir atau mertua?
Ingin kaya?
Ataukah ingin dicintai Allah dan rosulnya?

“Sesungguhnya menjadi penulis diniatkan karena lima hal, maka pilihlah yang terakhir agar hidup dan matimu bahagia.”

Hehe,.. jadi melesetkan hadits memilih pasangan nih.
Maka bagi yang punya empat niatan pertama, BURUAN DIHILANGKAN!!! (mantebh nggak si?)

Kenapa?

“Ya jelas donk, masak ya jelas lah, ada juga buah kedondonk bukan buah kedonlah!!!”
Saya yang udah jadi penulis saja enggak ada yang ngenal kok, apalagi terkenal, apalagi diidolakan. Trus maem aja masih telur penyet, sambel terong, apanya yang kaya? Disukai sama lawan jenis? Jadi inget lagunya wali, “Ku tak laku-laku” gimana bisa mengatakan menulis agar disukai lawan jenis, apalagi mertua?
Maka saya masih dan terus berharap semoga menulis menjadikan saya dicintai dan semakin dicintai Allah dan Rosulnya,….

Begitu juga dengan antum semua. Niat yang terakhir lah yang paling benar!!!

Dan niat sebagai hal paling pertama ini, akan menentukan dan berhubungan dengan hal-hal berikutnya dalam cara bijak menjadi seorang penulis yang baik.
Maka,..

(tong-teng-tong-teng,…)

Tulisannya sampai di sini dulu. Dilanjutkan lagi pada posting selanjutnya, sembari menunggu antum semua sudah merubah (bagi yang niatan awalnya salah) atau menemukan (bagi yang masih belum tahu niat yang baik saat ingin jadi penulis). yang sabar y,...

Have a nice struggle finding or changing your intention ^_^
Leave comment please,…

SYNOPSIS

BISMILLAH, INI TENTANG CINTA

jika ada yang bertanya apa itu cinta, bagaimana seharusnya cinta, bagaimana bersikap terhadap cinta, dan semua pertanyaan tentang cinta mulai dari cinta antar sahabat, kepada orang tua, untuk negara, terutama antar adam dan hawa, maka Bismillah ini tentang cinta adalah jawabannya.

DAN BIDADARIPUN MENCINTAIMU

ini adalah sebuah kisah tentang pandangan dan sikap bagaimana menghadapi masa kini, masa depan, khususnya dalam hal cinta yang bertabrakan dengan penggalan masa lalu yang seringnya tidak indah. Sebuah kisah tentang pertaubatan yang sempurna.

silakan membaca untuk lebih lanjutnya. ini tertulis untuk yang penasaran tentang apa novel-novel saya itu.
wallahu'alam.

Kamis, 15 Januari 2009

Hidup Palestin!!!

Assalamu'alaikum ... ilakh
Fillastina berduka, sekitar 1000 orang tua, wanita, bahkan 200 di antaranya adalah anak-anak dan balita menjadi syuhada akibat kekejian israel la'natullah,..
AKANKAH KITA BERDIAM DIRI???
mereka adalah saudara-saudari kita. mari kita sumbangkan apa pun yang mampu kita sumbang, uang, obat, maupun pulsa. dan sebagai langkah paling kecil kita, mari kita boikot produk-produk yang mensupport israel. lengkapnya, silahkan lihat ; http://inminds.com/boycott-brands.html
ALLAAHU AKBAR-ALLAAHU AKBAR-ALLAAHU AKBAR!!!
Wa'alaikum salam ... ilakh

Rabu, 26 Maret 2008

PRO 1


Ali imron el-Shirazy lahir di Semarang pada tanggal 14 januari 1985. Jiwa aktifnya sudah tampak saat ia masih duduk di bangku TK. Tanpa rasa takut dan malu, ia gebrak meja tulisnya dengan sapu tatkala sang guru sedang memarahinya. Mungkin dari situlah ia akhirnya selalu terpilih untuk mewakili sekolah dasarnya pada setiap perlombaan, mulai dari lomba matematika hingga pemilihan murid teladan. Ia juga terpilih untuk mewakili sekolahnya untuk perlombaan-perlombaan agama yang membawanya menjuarai lomba pidato selama dua tahun berturut-turut untuk tingkat kecamatan. Ia pun hampir selalu memenangi lomba di wilayahnya, tetapi yang paling berkesan baginya adalah saat ia menjuarai lomba tartil Al-qur’an di kampungnya. Semasa SD, ia hampir selalu rangking satu dan ia tutup masa SD nya dengan lulus sebagai lulusan terbaik. Hal yang sama ia ulangi ketika ia duduk di bangku MTs Futuhiyyah 1 Demak. Ia hampir selalu juara 1 untuk setiap perlombaan yang diikutinya, baik di sekolahnya, maupun di pesantren yang sempat disinggahinya (Al-Anwar yang diasuh oleh KH Abdul Bashir Hamzah), hingga ia memperoleh predikat sebagai peserta terbaik putra dalam haflah akhirus sannah di pesantrennya dengan menjuarai seluruh perlombaan yang diikutinya seperti pidato, tahlil, tartil qur’an, baca puisi dsb. Dan masa SMP nya itu pun ia tutup dengan menjadi lulusan terbaik di sekolahnya. Keberuntungan masih setia mengikutinya tatkala ia duduk di bangku SMA. Ia selalu diminta untuk mengikuti perlombaan-perlombaan antar SMA oleh ekstrakuikuler-ekstrakurikuler di sekolahnya meskipun ia tidak tergabung di dalamnya. Di antaranya, ia memenangkan lomba menghitung tiga bahasa di SMAN 3 Semarang dan pidato retorika di SMAN2 Semarang. Akan tetapi, yang paling memberikan kesan padanya adalah ketika ia mengantarkan timnya menjuarai lomba pertolongan pertama se-Jateng-DIY di UNIKA Sugiyapranata Semarang sebagai juara kedua. Dan masa SMA nya ia akhiri dengan menjadi lulusan terbaik untuk kelas IPA. Ali imron el-Shirazy yang lebih suka dipanggil Kangali, seperti keluarga memanggilnya, telah merampungkan kuliahnya di jurusan sastra Inggris Universitas Negeri Semarang, yang di dalamnya, ia pernah terpilih sebagai sutradara saat kelasnya mementaskan sebuah drama di universitasnya. Saat ini,Kangali disibukkan dengan mengisi kajian-kajian kecil di Semarang dan sekitarnya sembari menulis.Untuk segala bentuk komunikasi dan silaturrahim kepada pembaca, Ali imron El Shirazy membuka diri seluas-luasnya melalui e-mail: alielshirazy@gmail.com , fs : bismill4h@gmail.com atau via mobile : 08170567090.



Senin, 24 Maret 2008

PR02


diz iz d 2nd one,....
(d real me,...)

Ali iz,..............
A very active person who likez 2 tell about anything (halaaalan,..)....who likez 2 laugh just like that,,........(sometimez,...without any consideration,....) who thinkz that life is not suppossed 2 b completely faced seriously,...........but off course,....not for the whole time,....we still, and completely, definetly have 2 behave seriously towards some certain n important problemz of our life,........

The thingz Ali likes,..........
Ali likes funny thingz,.....(rather than serious thingz,...)
Ali dizlikez 2 read,..... (except that it must n it haz to,...)
Ali lovez challengez,.............(he haz joined so many competitionz from different aspectz,.....and alhamduli4w1,....Allah always gives him luck,.........)

Ali lovez 2 play bazketballzz,........(even though ali is a kinda small boy who haz never made a dunkz,....!!!!)
Ali lovez music (but off course, not those that will make us 4get our creator,.......ALLAH ‘AZZA WAJALLA)
How Ali lovez music has brought him 2 b a band player,...(with varied positionz,...in one band (of hiz), he playz guitar( rhytm),...in another band (of hiz),....he iz d vocalist,....but in the other band,...(and mostly,...........as Ali iz best 4 diz part,...) he playz drummzzz,..................)
Favourite indonesian singer,...Katon Bagaskara,...Ebiet,....
Favourite indonesian Band,....Padiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii,.....(Ali is screamin,....as if he saw,.....................), Naff,................(Romantic,...), wali,........(hmmm,...syar'i yummy funny,...) and Nidji,........(cool,.............).
And one thing,....
Ali used to really love riding hiz motorcycle fast,............!!!

D AUTHOR'Z DREAMZ



Ali’z dreamz,.....
Ali wantz 2 b d best creature, creation, and slave of ALLAH,....(impossible,..)
Ali wantz 2 b d best Ummah of Kanjeng Nabi,...(impossible,..)
Ali wantz 2 b just like Imam Syafi’i n Ghozali,...(impossible)
Ali wantz 2 b just like Sunan Kalijaga who had spread Islam through d way people like,...(impossible)

Ali wantz 2 b d best son of hiz parentz,...(impossible,..)
Ali wantz 2 b d best brother 4 his siblingz,...(impossible,..)
Ali wantz 2 b d best fren 4 his frenz,...(quite possible,...)
Ali wantz 2 b d best leader if he is chosen 2 b it in hiz environment,.......(quite impossible,.....)
Ali wantz 2 b d best people in his environment,...(impossible,...)

Ali wantz 2 b de best person, d best fren, d best brother, d best leader, d best listener, d best place 2 share, d best advisor, d best keeper, d best father, d best son, d best lover, and d best soulmate 4 hiz wife, hiz ma’mum,............) and also for hiz children,.....amin,........
(possible or impossible,...???,.....???)
My dreamz are not gonna b achieved without u wishin n prayin me,........May ALLAH hear me,...amin.